Tempat Angker di Semarang
INDONESIA

Tempat Angker di Semarang Ini Membuat Ketakutan

Misteri Horor – Tempat Angker di Semarang ini sudah banyak membuat warga merasakan suasana horor yang mencekam. Mulai dari suara aneh ataupun penampakan.

Lawang Sewu

Tempat Angker di Semarang

Lawang Sewu bukan hanya terkenal akan kemegahannya, tapi juga keangkerannya. Soalnya, Lawang Sewu menjadi saksi bisu kelamnya masa penjajahan Jepang. Gedung tersebut menjadi saksi bertempurnya para pahlawan Indonesia yang mengusir para serdadu Jepang. Juga menjadi saksi bisu pejuang Indonesia yang disiksa di sana.

Berdasarkan pengakuan warga di sekitar Lawang Sewu, ribuan makhluk gaib bermukim di gedung empat lokal tersebut. Bahkan, di titik-titik tertentu, mulai dari bagian sumur tua, pintu utama, lorong-lorong, lokasi penjara berdiri, penjara jongkok, penjara bawah tanah, ruang utama, serta di bagian ruang penyiksaan.

Konon, di penjara bawah tanah adalah tempat para tahanan yang dimasukkan dan berdesak-desakan hingga meninggal dunia. Bukan rahasia lagi jika cerita misteri hantu seperti kuntilanak, genderuwo, hantu berwujud para tentara Belanda, serdadu Jepang, dan hantu wanita nonik Belanda sangat kental terdengar di Lawang Sewu.

SMA Negeri 1

Tempat Angker di Semarang

SMA Negeri 1 bukan hanya dikenal sebagai sekolah favorit di Semarang, tapi juga sebagai tempat bersejarah yang angker. Peninggalan pemerintah Belanda di sana bukan hanya lorong rahasia yang bisa terhubung dengan Lawang Sewu, tapi masih ada bagian lain.

Dulunya, bangunan ini merupakan sekolah bernama Hogere Burger Schoool (HBS) pada tahun 1939-1942. Lalu, pada tahun 1942-1945, sekolah tersebut dijadikan asrama sekolah pendidikan tentara Jepang. Hingga akhirnya dijadikan pemerintah Belanda sebagai Rumah Sakit Tentara pada 29 September 1945, tapi hanya beberapa bulan.

Menurut seorang murid yang punya indra keenam, ia merasakan kesedihan yang amat dalam di aula besar sekolah. Ia juga melihat ada banyak darah di lantai, juga isak tangis. Ratusan roh berkumpul di sana, ada yang tubuhnya utuh hingga terpotong-potong.

Anda Sedang Membaca Artikel Tempat Angker di Semarang

Sepertinya, lokasi tersebut menjadi lokasi peperangan, soalnya bukan hanya tentara Belanda, tapi juga ada tentara Jepang dan pribumi. Di sepanjang Koridor Sejarah sampai Koridor Kelas 10 juga terasa angker. Di sana ada penampakan puluhan tentara Belanda berbaris, dua noni yang memakai gaun megah, dan beberapa orang pribumi.

Gereja Katolik St Yusuf

Gereja St Yusuf merupakan gereja megah yang menghadap ke barat. Tapi, orang menyebutnya Gereja Gedangan karena gereja ini berdiri di daerah bernama Gedangan. Dulu, di sana juga banyak pohon pisang yang dalam Bahasa Jawa disebut “gedang”. Gereja Gedangan nggak hanya difungsikan sebagai gereja. Ada pula pastoran dan gedung pertemuan. Bagian gedung yang digunakan sebagai gereja berlokasi di paling selatan dan membujur dari barat ke timur.

Dalam sejarah pembangunannya, gereja dengan ciri khas warna tembok merah alami itu pernah roboh dan memakan korban jiwa. Dan menurut pengakuan warga sekitar, mereka sering melihat penampakan seorang pastor berwajah bule yang berjalan mengelilingi gereja di malam hari. Mereka juga sering dikagetkan dengan bunyi lonceng yang berbunyi sendiri.

Tanjakan Gombel

Kalau kamu menuju Semarang dari arah selatan, kamu akan melewati Tanjakan Gombel, yaitu sebuah tempat yang memiliki pemandangan indah yang menghadap ke laut di sebelah utara, sekaligus pemandangan landscape Kota Semarang. Di balik keindahannya, Tanjakan Gombel juga memiliki mitos yang berkembang di kalangan masyarakat. Mereka percaya di sana ada Wewe Gombel (hantu perempuan) dan penunggu lain dari bukit.

Warga juga percaya bahwa tingginya angka kecelakaan di Tanjakan Gombel terjadi karena adanya makhluk halus yang berada di sana. Katanya, sering terlihat Wewe Gombel yang menggoda pengemudi. Soalnya para hantu tersebut merasa rumahnya sering diganggu manusia.

Kunjungi Juga : Agen Bandarq Terbesar

Rumah Setan

Dulu, ada bangunan di Semarang yang disebut Rumah Setan. Lokasinya berada di sekitar Stasiun Poncol. Rumah angker tersebut sering dijadikan sebagai markas penganut aliran sesat.

Ada warga yang pernah menjadi petugas kebersihan di sana mengaku sering merasakan pengalaman mistis, seperti melihat hantu toilet, suster ngesot, hantu kuda, hantu mesin ketik, dan hantu tentara baris. Katanya, hantu suster ngesot adalah seorang suster yang diperkosa dan dibantai oleh tentara Jepang. Rumah Setan dibongkat tahun 1976 dan kini menjadi pusat pertokoan.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama filenya adalah mitrahobi.info_.gif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *